Miris! Seorang Pengemis Buta Dituduh Sebagai Perampok Bertongkat



TOPNEWS - Suatu video seseorang kakek di jalanan di kawasan Sentul City, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, viral di media sosial. Kakek bernama Y Ajar Rusmin( 70) ini disangka pengemis modus perampokan.

Video tersebut tersebar di grup- grup aplikasi obrolan WhatsApp." Jika ke Sentul, terdapat kakek- kakek nunduk jangan ditolongin, ini modus perampokan," demikian narasi yang tersebar bersama video viral itu.

" Ini kejadiannya telah kerap di Sentul City bukan sekali 2 kali, lebih sebagian kali. Orang ini timbul cuma di weekend ataupun hari- hari libur besar. Nih ya, ni jika ketemu di Sentul City ini tidak harus dibantu. Tidak harus dibantu, sebab ini modus. Modus... modus. Umumnya ia hanya memohon diantar, tetapi ujung- ujungnya hanya memohon duit. Di ujung tongkatnya itu penuh dengan paku," tutur perempuan dalam video tersebut.

BACA JUGA:
3 Petinggi Sunda Empire Terancam Pasal Hukum Ganda
Sakit Karna Dikentuti Berkali - kali, Pemuda Ini Bacok Temannya Sendiri
Tak Sanggup Menahan Rasa Sakit Melahirkan, Ibu Mudah Ini Memilih Untuk Bunuh Diri


Perempuan tersebut menuding Rusmin berpura- pura buta. Sembari menekankan kembali supaya masyarakat tidak butuh menolongnya." Pokoknya jika ketemu orang semacam itu di Sentul City, tidak harus dibantu. Ia umumnya lebih nekat jalur ke tengah jalur pura- pura buta. Kita tidak sempat ketahui ia didampingi oleh siapa," kata perempuan itu lagi.

Video viral itu membuat pihak kepolisian turun tangan. Hasil penelusuran kepolisian, ditemui kenyataan kalau sang kakek tersebut memanglah buta, tetapi tidak sempat memiliki hasrat buat berbuat jahat terlebih merampok. Rusmin merupakan masyarakat Kampung Garungsang, Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

" Yang bersangkutan jadi pengemis semenjak tahun 2004 dengan keadaan mata telah tidak memandang," kata Kombes Meter Joni dalam penjelasan kepada 7rekor.top 9/ 1/ 2020).

Dalam peluang itu, polisi pula menciptakan tongkat yang tiap hari digunakan Rusmin. Rusmin memiliki alibi sendiri kenapa tongkatnya itu dipasangi paku- paku.

" Uraian tongkat berpaku yang digunakan, sebab jalur arah rumahnya becek serta tidak terdapat hasrat buat melaksanakan aksi kriminal ataupun mencelakai orang," tutur Joni.

Sedangkan tongkat berpaku kepunyaan Kakek Rusmin sudah ditukar oleh pihak Sentul City dengan tongkat dari bahan rotan.

Tidak cuma kepolisian, pihak Kecamatan Babakan Madang pula turun tangan. Camat Babakan Madang, Cecep Imam, turun langsung menemui Rusmin serta melaksanakan asesmen di rumahnya pada Rabu( 29/ 1) siang.

BACA JUGA:
7 Potret Hewan Menjijikan Terselip di Makanan Ini Bikin Trauma
7 Kelakuan Kocak Saat di ATM Ini Bikin Tepuk Jidat,Sungguh Terlalu!
7 Foto Kocak Kombinasi Wajah Orang dan Uang Kertas Ini Bikin Ngakak


" Tadi dari Muspika telah turun ke situ serta menemui Pak Rusmin, nyatanya kondisinya memanglah terkategori miskin," kata Cecep dikala dihubungi 7rekor.top, Rabu( 29/ 1/ 2020).

Rusmin tinggal di rumahnya yang berdimensi dekat 4x5 m. Rumah itu juga ialah rumah dorongan dari pemerintah. Rusmin mempunyai seseorang istri serta 2 anak yang telah berusia. Kedua anaknya telah berkeluarga.

" Hanya yang pria itu tinggal di sana pula sama istri serta 2 anaknya. Jadi di rumah itu terdapat 6 orang. Jika anaknya yang wanita tinggal sama suaminya di Cilebut," tutur Cecep.

Cecep berkata Rusmin merupakan tulang punggung keluarga. Anak lelakinya cuma bekerja serabutan, sehingga tidak dapat menjamin hidup Rusmin sekeluarga.

Rusmin memanglah nyaris tiap hari keluar dari rumah. Ia berangkat pagi serta kembali sore hari buat mencari sesuap nasi dengan mengharapkan belas kasih masyarakat.

" Sebab kondisinya memanglah tidak dapat memandang, sedangkan prinsipnya yang terdapat di pikirannya gimana supaya memiliki beras. Jadi ayah itu keluar jika beras di rumahnya telah habis," tambahnya.

Hasil asesmen, pihak kecamatan memperoleh kenyataan kalau Rusmin memanglah terkategori ke dalam keadaan ekonomi lemah. Buat itu, Cecep membenarkan berikutnya Rusmin hendak mencapatkan dorongan non- tunai masing- masing bulan dari pemerintah setempat.

BACA JUGA:
6 Status Facebook Bocah Galau Ini Bikin Tepuk Jidat
7 Potret Mi Instan Campur Makanan Lain Ini Bikin Tepuk Jidat
7 Chat Ngeprank ke Pasangan Ini Ujungnya Malah Bikin Tepuk Jidat


" Dorongan non- tunai berbentuk beras serta telur masing- masing bulan, tadi telah langsung ditunjukan," tutur Cecep.

Pihak kecamatan pula hendak menindaklanjuti jaminan kesehatan untuk Rusmin. Rusmin ditentukan hendak memperoleh jaminan kesehatan dari BPJS.

" Buat kesehatannya ditindaklanjuti dengan BPJS PBI yang iurannya dibayar oleh pemerintah," imbuh Cecep.

Tidak hanya itu, pihak kecamatan pula melaksanakan perekaman e- KTP untuk Rusmin. Dikenal, Rusmin dikala ini masih memegang KTP reguler. Walaupun menyayangkan terdapatnya kesalahpahaman dalam video viral, tetapi Cecep mengambil hikmah di balik itu. Dengan begitu, pihak kecamatan mengenali terdapatnya masyarakat yang butuh atensi.

" Langkah tadi sesungguhnya kita terdapat perihal yang tidak kita ketahui jadi ketahui, nyatanya terdapat warga yang wajib dicermati yang tidak terdata," ucap Cecep.

Cecep pula menyinggung soal tongkat berpaku yang dibawa Rusmin. Tongkat berpaku itu bukan buat mencelakai orang, tetapi sekedar bagaikan perlengkapan bantu sekalian pengaman kala Rusmin berjalan di jalur bertanah yang licin.

" Jadi supaya nancep lah gitu, supaya terdapat pegangan. Gimana ia ingin bernazar jahat, sedangkan memandang saja tidak dapat," tutur Cecep.

Dalam peluang itu, Cecep pula pernah menanyakan alibi Rusmin duduk di aspal jalanan yang membahayakan untuk keselamatannya." Mengapa ia di jalur terdapat di sana, sebab kerjanya menunggu belas kasihan orang. Katanya ia letih, ia sendiri tidak ketahui ia posisi di mana namanya orang tidak dapat memandang. Mana aku ketahui di sana, kemudian ia duduk di jalur, sebab pinggang sakit," tutur Cecep.

Pihak kecamatan pula mengimbau supaya Rusmin tidak lagi turun ke jalur, karena perihal itu pula membahayakan keselamatan Rusmin." Makanya tadi pula kita jelaskan awas Pak keselamatan Ayah, jangan hingga terulang lagi main di jalur serta ayah itu ingin nurut," tandas Cecep.


Bandarq |Dominoqq | Agen Bandarq | Agen Dominoqq | Agen Poker Terpercaya |Bandar Domino Online

Posting Komentar

0 Komentar

//---------