3 Jajaran Pendiri King Of The King Akan Menjalani Pemeriksaan Kejiwaan



TOPNEWS - Polrestro Tangerang Kota sudah menetapkan 3 orang terdakwa terpaut kelompok King of The King yang mengaku dapat melunasi hutang negeri. Tidak hanya itu polisi pula hendak melaksanakan pengecekan kejiwaan terhadap ketiganya pada Sabtu, 1 Februari 2020.

" Sehabis penetapan terdakwa ini, kita masih melaksanakan sebagian proses pengecekan lagi kepada 3 terdakwa, salah satunya pengecekan kejiwaan," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Sugeng Hariyadi.

BACA JUGA:
7Kelakuan Kocak Agar Makanan Cepat Dingin Ini Bikin Tepuk Jidat
7 Kreativitas Netizen Menggambar Wajah Kucing Ini Hasilnya Bikin Ngakak
Cewek Ini Minta Cowok di Belangkangnya Dihilangkan, 7 Hasil Edit Fotonya Kocak

Pengecekan tersebut ialah tindak lanjut dari proses penyidikan buat mengenali apakah ketiga terdakwa terindikasi hadapi kendala jiwa. Tidak hanya itu, pihak kepolisian pula hendak mendalami kronologi berdirinya kelompok King of The King, dan melaksanakan pengecekan terhadap sertifikat perbankan King Of The King.

" Masih terdapat sebagian rangkaian pengecekan lagi yang hendak kami jalani pada ketiga terdakwa, setelah itu kita pula masih mendalami serta mencari anggota yang turut dalam kelompok itu buat dimintai penjelasan," ucapnya.

Buat berikutnya, polisi pula hendak menelusuri jejak anggota kelompok yang lain buat mendalami proses perekrutan anggota. Karena dikenal dari penjelasan terdakwa, calon anggota yang mau mendaftar harud membayar beberapa duit buat pembukaan rekening.

Setelahnya, para anggota dijanjikan hendak memperoleh duit sebesar Rp3 miliyar dalam kurun waktu 3 bulan.

BACA JUGA:
Miris! Seorang Pengemis Buta Dituduh Sebagai Perampok Bertongkat
Sakit Karna Dikentuti Berkali - kali, Pemuda Ini Bacok Temannya Sendiri
Tak Sanggup Menahan Rasa Sakit Melahirkan, Ibu Mudah Ini Memilih Untuk Bunuh Diri


Kemunculan kelompok King of The King pernah menghebohkan masyarakat Tangerang sehabis spanduknya yang berisi janji hendak melunasi hutang negeri terpasang di sisi jalur Benteng Betawi, Tangerang.

Spanduk tersebut pula bertuliskan kalau kelompok King Of The King berkolaborasi dengan Presiden Direktur Bank UBS, Presiden PBB, dan Presiden MI. Polrestro Tangerang Kota sudah menetapkan 3 orang terdakwa terpaut kelompok King of The King yang mengaku dapat melunasi hutang negeri. Tidak hanya itu polisi pula hendak melaksanakan pengecekan kejiwaan terhadap ketiganya pada Sabtu, 1 Februari 2020.

" Sehabis penetapan terdakwa ini, kita masih melaksanakan sebagian proses pengecekan lagi kepada 3 terdakwa, salah satunya pengecekan kejiwaan," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Sugeng Hariyadi.

Pengecekan tersebut ialah tindak lanjut dari proses penyidikan buat mengenali apakah ketiga terdakwa terindikasi hadapi kendala jiwa. Tidak hanya itu, pihak kepolisian pula hendak mendalami kronologi berdirinya kelompok King of The King, dan melaksanakan pengecekan terhadap sertifikat perbankan King Of The King.

" Masih terdapat sebagian rangkaian pengecekan lagi yang hendak kami jalani pada ketiga terdakwa, setelah itu kita pula masih mendalami serta mencari anggota yang turut dalam kelompok itu buat dimintai penjelasan," ucapnya.

Buat berikutnya, polisi pula hendak menelusuri jejak anggota kelompok yang lain buat mendalami proses perekrutan anggota. Karena dikenal dari penjelasan terdakwa, calon anggota yang mau mendaftar harud membayar beberapa duit buat pembukaan rekening.

Setelahnya, para anggota dijanjikan hendak memperoleh duit sebesar Rp3 miliyar dalam kurun waktu 3 bulan.

Kemunculan kelompok King of The King pernah menghebohkan masyarakat Tangerang sehabis spanduknya yang berisi janji hendak melunasi hutang negeri terpasang di sisi jalur Benteng Betawi, Tangerang.

Spanduk tersebut pula bertuliskan kalau kelompok King Of The King berkolaborasi dengan Presiden Direktur Bank UBS, Presiden PBB, dan Presiden MI.


Bandarq |Dominoqq | Agen Bandarq | Agen Dominoqq | Agen Poker Terpercaya |Bandar Domino Online

Posting Komentar

0 Komentar

//---------