Ibu Mudah Ini Tega Membunuh Bayinya di Mesin Cuci



TOPNEWS - Polisi meringkus Sutina, pembantu rumah tangga di rumah mantan Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki sebab permasalahan pembunuhan balita. Perempuan berstatus janda 2 anak itu diprediksi menewaskan balita yang baru dilahirkannya dengan dimasukan ke dalam mesin mencuci.

" Aku masukkan balita itu ke dalam mesin mencuci biar tidak terdapat yang ketahui, nyatanya sahabat aku ketahui sebab balita menangis," kata Sutinah.

BACA JUGA:
Tangis Ibu Saat Tahu Putrinya Disiksa 3 Siswa SMP Purworejo
3 Siswa yang Pukul-Tendangi Siswi SMP Purworejo Resmi Ditangkap
Viral, Guru SMK di Bekasi Aniaya Siswa Gegara Ikat Pinggang, Berikut Faktanya


Sehabis melahirkan bayinya pada Senin( 2/ 15/ 2020) jam 11. 00 Wib di kamar mandi, Sutinah langsung berupaya melenyapkan jejak dengan memasukan balita ke dalam mesin mencuci. Diprediksi, balita yang dilahirkannya itu ialah hasil hubungannya dengan si pacar yang tidak ingin bertanggung jawab.

Sulastri serta sebagian rekannya memandang Sutina pucat cocok keluar dari kamar madi. Lantaran dilihat kurang sehat, Sutina setelah itu dibawa buat berobat.

Tetapi dikala terletak di dalam mobil saat sebelum berangkat berobat, Sulastri kembali ke dalam buat mencari bukti diri Sutina guna keperluan berobat.

BACA JUGA:
7 Potret Hewan Menjijikan Terselip di Makanan Ini Bikin Trauma
7 Kelakuan Kocak Saat di ATM Ini Bikin Tepuk Jidat,Sungguh Terlalu!
7 Foto Kocak Kombinasi Wajah Orang dan Uang Kertas Ini Bikin Ngakak


Dikala masuk seperti itu Sulastri mendengar suara tangisan balita dari dalam mesin mencuci. Ia kemudian memohon temannya yang lain, ialah Lendi buat mengecek suara tangisan balita tersebut.

Setelah itu Lendi mengecek mesin mencuci serta menciptakan suatu bungkusan, lalu dia menghasilkan bungkusan itu kemudian menciptakan balita dengan keadaan mengenaskan, para pembantu itu juga lekas bawa balita ke Rumah sakit Siloam walaupun balita tidak bisa diselamatkan.

Dalam permasalahan ini, Sutina sudah diresmikan bagaikan terdakwa. Perempuan itu dijerat Pasal 76 Undang- Undang Proteksi Anak dengan ancaman hukuman optimal 15 tahun penjara.


Bandarq |Dominoqq | Agen Bandarq | Agen Dominoqq | Agen Poker Terpercaya |Bandar Domino Online

Posting Komentar

0 Komentar

//---------