Viral, Guru SMK di Bekasi Aniaya Siswa Gegara Ikat Pinggang, Berikut Faktanya





TOPNEWS - Suatu video yang memperlihatkan aksi kejam oknum guru yang menganiaya siswanya viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut,di tengah- tengah kerumunan pelajar yang lain.

Peristiwa yang mencoreng dunia pembelajaran tersebut disebutkan terjalin di SMA Negara 12 Kota Bekasi, Jawa Barat. Perihal ini juga dibenarkan Wakil Kepala Sekolah SMA Negara 12 Kota Bekasi, Ade Saeful Bahri.

Baginya, si oknum guru yang melaksanakan persekusi ialah Staf Tutorial Kesiswaan( BK) bernama samaran Hektometer. Sebaliknya korban yang terdapat di rekaman merupakan siswa kelas VII IPS 2 bernama samaran WS.

BACA JUGA:
Viral Warga Singapura Pakai Kondom di Jari Agar Tak Tertular Virus Corona
Ribuan Pengikut Sunda Empire Mundur Karena Sadar Telah Dibohongi
Pasukan Bosque +62 Menemui Sopir Angkot yang Bekerja Sambil Gendong Anak


Ade juga menggambarkan dini insiden penganiayaan yang terjalin pada Selasa 11 Februari 2020 itu. Dikala itu jam 08. 00 Wib terdapat dekat seratus lebih siswa yang tiba terlambat. Segala siswa tersebut setelah itu dikumpulkan oleh guru BK serta staf kesiswaan di taman sekolah.

" Terus terdapat pengecekan kelengkapan atribut, serta terdapat 5 siswa yang tidak mengenakan gesper( ikat pinggang). Nah di sana Pak Hektometer marah," kata Ade kepada awak media, Rabu( 12/ 2/ 2020).

Berikutnya kelima siswa yang tidak menggunakan ikat pinggang, ialah MEA, PGP, DZ, AYA serta WS, dipukul Hektometer. Tetapi yang terekam di video serta terlanjur viral cuma WS.

" Hari ini kelima siswa itu membuat statment tidak menerima perlakuan Pak Guru Hektometer. Mereka memperhitungkan perlakuan Pak H

Sempat Bertengkar Sesama Guru

Kenyataan lain tentang Hektometer pula diungkapkan Ade. Baginya, wujud Hektometer populer temperamental baik di golongan guru serta siswa. Sepanjang nyaris 12 tahun mengajar, Hektometer sering berbuat onar di area sekolah.

BACA JUGA:
7 Potret Hewan Menjijikan Terselip di Makanan Ini Bikin Trauma
7 Kelakuan Kocak Saat di ATM Ini Bikin Tepuk Jidat,Sungguh Terlalu!
7 Foto Kocak Kombinasi Wajah Orang dan Uang Kertas Ini Bikin Ngakak


" Sempat bertengkar dengan sesama guru, nonjok pintu, tendang santapan murid waktu di kantin. Mayoritas guru milih diam sebab tidak ingin ikut serta permasalahan dengan ia," ucapnya.

Dikala ini, lanjut Ade, sanksi yang dapat diambil pihak sekolah cuma sebatas menonaktifkan Hektometer dari tugasnya bagaikan pengajar. Di luar daripada itu ialah kewenangan Pemkot Bekasi.

" Jika dipecat bagaikan ASN kita tidak berwenang, supaya Pemkot nanti yang memutuskan," pungkasnya.


Bandarq |Dominoqq | Agen Bandarq | Agen Dominoqq | Agen Poker Terpercaya |Bandar Domino Online

Posting Komentar

0 Komentar

//---------